JAKARTA, Cobisnis.com – Kucing dikenal sebagai hewan yang mandiri dan cenderung menunjukkan rasa nyaman dengan cara yang lebih halus. Karena itu, kedekatan kucing dengan manusia bisa terlihat dari sejumlah kebiasaan sehari hari.
Salah satu tandanya adalah kucing sering berkedip perlahan ketika menatapmu. Gerakan ini dikenal sebagai slow blink dan biasanya dilakukan ketika kucing merasa santai serta tidak menganggap orang di depannya sebagai ancaman.
Kamu juga bisa membalasnya dengan berkedip secara perlahan. Interaksi tersebut sering dianggap sebagai salah satu cara untuk menunjukkan rasa nyaman antara kucing dan manusia.
Tanda lainnya terlihat ketika kucing menggosokkan kepala, pipi, atau tubuhnya ke kaki dan tangan. Perilaku tersebut berkaitan dengan kelenjar aroma yang terdapat di beberapa bagian tubuh kucing.
Kucing yang sering memilih tidur di dekatmu juga bisa menunjukkan rasa aman. Tidur membuat kucing berada dalam kondisi rentan, sehingga memilih tempat beristirahat yang dekat denganmu dapat menjadi tanda kepercayaan.
Kucing yang sering mengikutimu ke berbagai tempat juga mungkin merasa nyaman berada di dekatmu. Ia bisa saja mengikuti ke dapur, menemani saat bekerja, atau menunggu di depan pintu kamar.
Dengkuran atau purring juga dapat menjadi tanda kenyamanan. Terutama jika kucing mendengkur ketika berada di pangkuan, sedang dibelai, atau berbaring dengan tubuh yang rileks.
Kucing juga dapat menjilati tangan, lengan, atau rambutmu. Perilaku tersebut bisa menjadi bentuk grooming sosial yang biasanya dilakukan kepada individu yang memiliki hubungan dekat.
Gerakan menginjak injak dengan kedua kaki depan atau kneading juga menjadi salah satu tanda. Kebiasaan ini berasal dari perilaku ketika kucing masih kecil dan dapat muncul kembali ketika kucing dewasa merasa nyaman dan aman.
Kucing yang menyambutmu ketika pulang juga menunjukkan bentuk interaksi yang menarik. Ada yang berlari ke pintu, mengeong, mengeluarkan suara kecil, atau menggosokkan tubuhnya ke kaki.
Ketika kucing berguling dan memperlihatkan perut, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa ia merasa aman dan percaya kepadamu. Namun, bukan berarti kucing selalu ingin bagian perutnya disentuh.
Kucing yang sering mengajak berbicara juga bisa sedang mencari perhatian atau ingin berinteraksi. Suara yang dikeluarkan dapat berupa mengeong, mencicit, hingga mendengkur.
Kebiasaan lainnya adalah membawakan sesuatu, seperti mainan kesayangan. Kucing yang sering berada di luar rumah bahkan dapat membawa hasil buruannya sebagai bentuk perilaku berbagi sesuatu yang dianggap berharga.
Terakhir, kucing yang duduk dengan posisi membelakangi kamu tidak selalu berarti sedang mengabaikan. Sikap tersebut justru dapat menunjukkan bahwa ia merasa cukup aman dan tidak perlu terus mengawasimu.
Berbagai perilaku tersebut memang tidak selalu memiliki satu arti yang sama. Namun, ketika dilakukan dalam kondisi tubuh yang rileks dan berulang, kebiasaan tersebut dapat menjadi tanda bahwa kucing merasa nyaman serta percaya kepada orang di dekatnya.












